"Kami tidak merasa terlalu ada pressure, di lapangan memang lawan bermain baik. Permainan mereka cukup mengagetkan dan solid, seperti sempit dan tidak ada celah di lapangan mereka," kata Fikri.

Kekalahan ini menjadi evaluasinya untuk turnamen berikutnya. Terutama soal kecepatan menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan.

"Banyak pelajaran untuk saya pribadi di Kejuaraan Dunia ini. Mau lawan siapapun kami harus selalu siap dan harus cepat adaptasi," ujar Fikri.