NADIKABAR.COM — Polres Metro Bekasi Kota mengungkap dua akun Instagram lain yang diduga memobilisasi pelajar dalam melakukan aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan. Dua akun ini terungkap saat polisi melakukan pengembangan kasus mobilisasi pelajar.
Penyidik mendalami aktivitas kedua akun dalam grup media sosial serta keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani. Kedua akun tersebut dikelola oleh tiga orang yang seluruhnya masih berstatus pelajar.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya menjelaskan bahwa pemeriksaan diarahkan untuk menelusuri hubungan antara percakapan dalam grup dan kegiatan di lapangan.
"Kami mendalami bagaimana ajakan disampaikan, siapa yang meneruskan, serta bagaimana respons penerimanya. Setiap orang bisa memiliki peran berbeda, sehingga keterangannya harus kami cocokkan dengan bukti yang diperoleh," ujar Verdika kepada wartawan, Selasa (29/9/2026).
Verdika menegaskan bahwa pengembangan perkara tidak berhenti pada kedua akun tersebut. Dia memastikan temuan ini akan terus didalami.