NADIKABAR.COM — Polres Metro Bekasi Kota membongkar grup media sosial 'SMK Se-Bekasi Bersatu' yang dimobilisasi oleh seorang alumni bernama Firmansyah alias Batak untuk menggerakkan massa pelajar dalam aksi rusuh. Percakapan di grup tersebut menyebarkan seruan anarkis mulai dari ajakan membawa bom molotov hingga menyerang polisi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan ajakan aksi rusuh tersebut disebarkan oleh tersangka melalui akun media sosial @panjatek400bob dan grup 'SMK se-Bekasi Bersatu'.
"Penyidik turut menemukan pesan yang memuat seruan membawa bom molotov, membakar kantor kepolisian, menyerang anggota Polri, dan merusak fasilitas umum," kata Kompol Verdika dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Percakapan di grup tersebut juga membahas lokasi titik kumpul dan rencana pergerakan peserta. Verdika mengatakan percakapan tersebut dicocokkan dengan data digital pada telepon genggam dan akun terkait untuk menguraikan rangkaian komunikasi serta keterlibatan pihak lainnya.