Namun ada perompak lain yang marah dan menembak kaki Fiki. Witjaksono menyebut Fiki hingga berpura-pura mati usai ditembak.

"Ditembak, nggak kena ke paha, terus kemudian ditembak kedua kena kaki. Nanti kamu bisa konfirmasi sama Fiki. Dia katanya pura-pura mati, pura-pura mati, nggak bergerak, diam aja," ujar Witjaksono.

"Dia juga dibantu oleh pembajak lain yang, kan pembajak ada yang simpatik juga kepada ABK. Ada bahkan yang sedih tahu bahwa dia tertembak gitu karena udah 6 bulan bersama gitu ya. Sama pembajak yang baik dia diselimuti, ditutup," tambahnya.

Witjaksono menegaskan pemerintah Indonesia tidak secara resmi melakukan negosiasi ke perompak. Pemerintah tidak akan memberikan apa yang diminta oleh perompak tersebut.

"Sebenarnya pada dasarnya pemerintah kan tidak secara resmi bernegosiasi dengan pembajak. Karena kalau apabila kita bernegosiasi, apalagi terus kemudian memberikan apa yang diminta pembajak," katanya.