Cheery menjelaskan seusai menerima laporan penemuan mayat, personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk menjalankan penanganan sesuai prosedur operasional standar (SOP), termasuk proses identifikasi secara maraton.

Kesimpulan terkait identitas jenazah didukung penuh oleh bukti fisik serta barang yang menempel pada tubuh korban. "Dari ciri-ciri, aksesori yang dipakai, keterangan teman korban, diyakini itu korban yang tenggelam di Pantai Tembles," tegas Cheery.

Saat ini, Polres Jembrana terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait, perwakilan konsulat, serta pihak keluarga korban untuk penanganan dan proses pemulangan jenazah lebih lanjut.