"Beberapa kali ketemu kos itu ya tim redaksi bulan Mei dan Juni itu. Ya main di kamarnya, untuk aktivitasnya apa masih kita dalami sambil nunggu autopsi," ujar Sriniti.
Adu mulut itu terjadi di kamar kos pelaku pada 25 Juni 2025 siang. Pelaku menyampaikan korban sempat memukul dan emosi pelaku tersulut.
"Jam 14.00 WIB an itu cekcok. Itu jadi rentang siang, sore itu. Kalau menurut pengakuan pelaku sih korban mukul dulu waktu cekcok itu, kemudian pelaku emosi langsung bekap korban sampai lemas," terang Sriniti.
Sriniti menuturkan pelaku sempat panik saat mendapati Mozza sudah lemas. Pelaku lalu keluar kos dengan motor korban.
"Korban itu lemas, tidak bergerak. (Pelaku) panik, bingung, ketika lihat korbannya lemas. Setelah itu keluar naik motornya korban," beber Sriniti.
Sriniti menyampaikan pelaku pergi dari kos sebanyak dua kali. Dia pergi beli makan dan mencari tempat membuang korban.
"Keluarnya itu beli makan sama tali rafia. Habis itu masuk lagi, makan. Habis itu keluar lagi survei tempat, habis itu sudah ketemu dia balik lagi," ungkap Sriniti.