NADIKABAR.COM — Polsek Bekasi Selatan mengamankan enam pelajar setingkat SMP/MTs yang terlibat tawuran di pinggir Tol Jakarta-Cikampek. Polisi mengungkap aksi tawuran yang menimbulkan satu korban luka tersebut dipicu tantangan di media sosia Instagram.

Kapolsek Bekasi Selatan, AKP Rumangga P Napitupulu, menjelaskan bahwa tawuran bermula dari komunikasi antara dua kelompok pelajar melalui pesan langsung atau direct message (DM) Instagram pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Kedua kelompok menyepakati duel dua lawan dua dan menentukan lokasi pertemuan di Jalan Raya Cikunir pada sore harinya," kata AKP Rumangga dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Kasus tawuran ini terungkap setelah polisi melakukan patroli siber. Hasil patroli, polisi menemukan akun Instagram yang memperlihatkan dua kelompok pelajar melakukan aksi tawuran. Dalam tayangan di media sosial tersebut, empat pelaku duel dua lawan dua dengan senjata tajam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan diketahui masing-masing kelompok berjumlah 10 dan 15 orang bertemu di Jalan Raya Cikunir, tepatnya di pinggir Tol Jakarta-Cikampek, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Rabu (14/10) sekitar pukul 17.30 WIB.