"Yang pertama kita menemukan ada sebuah tabung gas isi 52 kilo, itu tabung gas etilen ya, gas etilen. Kemudian kita juga menemukan potongan selang, selang untuk menyalurkan gas etilen tersebut ke ruangan ripening ya, ripening ini adalah ruangan untuk mematangkan buah pisang agar cepat matang dan dia bisa matang merata," ujar Jakaria.
Di lokasi juga ditemukan dinamo dari kipas yang diduga pecah. Dia mengatakan timnya masih memeriksa dinamo tersebut.
"Kemudian komponen dari dinamo itu sendiri, biasanya kalau dinamonya itu sudah memang ada korslet atau rusak bisa menimbulkan percikan api berarti seharusnya dia ada kerusakan, tapi kalau nanti masih bagus berarti mungkin dari faktor lain," imbuhnya.
Dia menjelaskan titik kerusakan terparah berasal dari ruko dengan tembok berwarna krem yang berada di tengah. Dia menyebut pusat ledakan berada di ruang pematangan pisang.
"Yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam satu ruangan ripening untuk mematangkan buah pisang itu," ujarnya.
Dua orang meninggal dunia dalam insiden ledakan di Pasar Cimanggis. Polisi merinci, satu orang korban bernama Riko merupakan karyawan toko buah dan satu lainnya bernama Achmad Tri Prasetyo merupakan warga sekitar.