Di sisi lain, Samsu menyebut bahwa Dinkes telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Di mana hasilnya ternyata murid-murid yang mengalami keracunan menyantap MBG pada hari Jumat pekan lalu.

"Menunya yang mana kami belum bisa memastikan. Tapi kami sudah ambil sampel makanannya dan dikirim untuk uji laboratorium hari Senin (7/9), hasilnya biasanya keluar sekitar dua pekan lagi," katanya.

Diketahui, sekitar 50 siswa dan 1 guru di SDN 1 Sumberagung mengalami keracunan makanan usai menyantap MBG pada Jumat (4/9).