NADIKABAR.COM — Tesla membukukan pendapatan sebesar 28.05 miliar dolar AS (setara Rp507.2 triliun) pada kuartal III 2026 atau relatif tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Arena Ev pada Jumat melaporkan bahwa laba operasi dari Tesla, berdasarkan standar akuntansi GAAP turun sebesar 43 persen menjadi 787 juta dolar AS (setara Rp14.2 triliun) di tengah ekspansi teknologi otonom dan robotika.
Model 3 dan Model Y masih menjadi kontributor utama produksi dan pengiriman Tesla. Namun, capaian keuangan perusahaan menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas bisnis belum diikuti pertumbuhan pendapatan tahunan.
Tesla mencatat arus kas bebas (free cash flow) sebesar 1,53 miliar dolar AS, dengan belanja modal mencapai 4,73 miliar dolar AS selama kuartal tersebut.