Kejadian itu disebut telah terjadi selama tiga tahun atau sejak 2023. Akun tersebut juga membagikan video pada November 2023 yang memperlihatkan seorang wanita menyiramkan air ke jalan.
Ketua RW 07, Sumardi, mengungkapkan pihaknya sudah mencoba melakukan upaya mediasi. Upaya ini dilakukan sejak 2024.
"Kalau kita dari 2024 itu, polanya kita sudah sudah kita lakukan 3 kali. Tiga kali dengan melibatkan Binmas, Babinsa dengan aparatur negara yaitu Bapak Lurah Kuta Baru pada saat itu masih di lurah pejabat Kuta Baru," kata Sumardi ditemui di sekitar lokasi kejadian, Selasa (2/6).
Sumardi menjelaskan masalah ini berawal dari perselisihan warga. Hal tersebut kemudian berujung pada mediasi yang kemudian melibatkan pihak kepolisian.
"Karena waktu itu ada suatu incident bahwasanya ya perselisihan paham lagi. Mereka tetap menyiram air karena ada selisih paham. Kita damaikan di wilayah tidak bisa, akhirnya kita fasilitasi dengan jajaran, baik itu RT, warga, kita bawa ke Polsek Pasar Kemis untuk mediasi," katanya.
Lihat juga Video: Viral Warga Siram Air Diduga Bekas Kotoran Anjing ke Orang Mau Salat