Kamboja berupaya menandatangani perjanjian dengan Thailand, dengan bantuan Komisi Konsiliasi dan sesuai dengan hukum internasional, guna menetapkan batas maritim tunggal dan komprehensif antara kedua negara.

Apabila kedua negara tidak dapat mencapai kesepakatan mengenai penetapan batas maritim atau pengembangan bersama, maka Kamboja telah mengusulkan agar Komisi tersebut menyusun laporan yang berisi rekomendasi bagi kedua belah pihak untuk dijadikan landasan dalam negosiasi di masa mendatang, sesuai dengan kewajiban berdasarkan UNCLOS.

Dalam pertemuan itu, Delegasi Thailand dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Pakorn Nilprapunt, sementara Delegasi Kamboja dipimpin Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dijadwalkan akan bergabung pada Sabtu (17/10).