Di sisi lain, Xu Qiongqiong adalah gadis dengan kepribadian yang keras kepala, pemarah, dan sedikit materialistis, namun sesungguhnya sangat tangguh dan baik hati.
Ketika Ji Handeng dikucilkan dan dirundung, Qiongqiong tidak peduli pada pakaian kotor pemuda itu dan dengan berani menggenggam tangannya untuk melindunginya.
Kehangatan yang tulus itu perlahan meluluhkan hati Ji Handeng. Ia mulai mengembangkan obsesi dan ketergantungan yang kuat pada sang "kakak", serta menganggap Qiongqiong sebagai satu-satunya cahaya dalam hidupnya.
Namun, kehidupan mereka mendadak hancur akibat tragedi tragis.
Impian Qiongqiong beli rumah bagi orang tuanya pupus ketika uang tabungan sebesar 400 ribu yuan hasil jerih payah mereka dirampok di tengah jalan, dan kedua orang tua Qiongqiong dibunuh.
Tragedi ini rupanya memicu terbongkarnya berbagai rahasia gelap di Kota Xueli. Serangkaian kasus pembunuhan yang telah lama terkubur, seperti penemuan mayat perempuan tanpa identitas di alam liar, serta masa lalu kelam para penduduk kota yang sengaja ditutupi, mulai terkuak ke permukaan.