"Langsung dimakamkan malam ini di makam Sepringgitan, Dusun Gebugan, Desa Gebugan," kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).

Suryanto mengatakan, selama ini korban dikenal sebagai perempuan yang baik. Mozza juga aktif berkegiatan di lingkungan dan musala setempat.

"Baik sekali, ada kegiatan-kegiatan di kita itu aktif. Di musala aktif," ujarnya.

Suryanto juga menceritakan awal mula dirinya mengetahui kerangka Mozza ditemukan. Ia sempat dikabari adanya penemuan kerangka oleh tetangganya.

"Tahu-tahu ditelpon sama tetangga itu katanya ada penemuan kerangka gitu. Lah itu tapi tidak boleh untuk menjelaskan di lingkungan dulu karena belum pasti (itu Mozza atau bukan)," jelas Suryanto.

Suryanto menyampaikan orang tua Mozza juga datang ke Polrestabes Semarang. Tak berselang lama, ia mendapat kabar bahwa benar kerangka yang ditemukan adalah Mozza.

"Di situ Polrestabes itu ada Mas Singgih sama istrinya sama tetangganya itu Mas Budi itu ngebel (telepon) m ternyata memang sudah pasti itu ya," ucap Suryanto.

"Lah ini ada adiknya itu jam 17.30 WIB itu ke tempat saya pasti itu sudah fix kalau Mozza, jenazahnya Mozza. Baru warga menyiapkan tratag sama kursi," imbuhnya.