Menurut Topik, bukan hanya Hamdan yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Seorang pemuda lainnya juga mengalami penganiayaan, meski luka yang dialaminya tidak separah korban pembacokan.
"Korban ada dua orang. Yang satu kena pukul dan tendang, nah yang satu lagi kena bacok. Pelakunya cuma satu orang," tambah Topik menjelaskan situasi saat kejadian.
Kejadian bermula ketika para pemuda tersebut sedang berkumpul dalam suasana biasa. Latif, salah seorang rekan korban, mengatakan pelaku sempat melintas bersama seorang perempuan yang diduga merupakan kekasihnya.
Tidak ada keributan berarti ketika pelaku pertama kali melintas. Namun, setelah melewati lokasi, pelaku justru kembali dan mulai melakukan penyerangan.
"Awalnya lagi pada diam, si pelaku lewat sama pacarnya. Udah lewat dia balik lagi terus mukul sama nendang. Habis itu dia pergi, tapi gak lama datang lagi lari-lari sambil bawa celurit," ungkap Latif.