Secara terpisah, media pemerintah China melaporkan bahwa korban tewas di wilayah Tibet bertambah menjadi sedikitnya 16 orang. Sebanyak 546 orang lainnya dilaporkan hilang, termasuk 261 warga negara asing (WNA).

Dengan tambahan itu, maka sedikitnya 1.130 orang tewas akibat banjir bandang dahsyat yang meluluhlantakkan wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada 26 Agustus lalu. Sejauh ini, total korban hilang di kedua wilayah mencapai 4.462 orang.

Dalam pernyataanya, Otoritas Nepal menambahkan bahwa sekitar 12.000 orang telah diselamatkan dari area-area yang terdampak banjir bandang.