Prestasi tersebut melanjutkan perkembangan Vitasari yang sebelumnya memborong tiga emas pada Peparnas XVII Solo 2024 serta meraih emas Asian Youth Para Games 2025 di Dubai.

Tambahan medali dari ketiga debutan tersebut memperkuat posisi para atletik sebagai salah satu penyumbang medali terbanyak Indonesia di Nagoya.

Hingga Kamis (22/10), para atletik Indonesia telah mengumpulkan 18 medali yang terdiri atas dua emas, enam perak, dan 10 perunggu.

Dua emas dipersembahkan I Kadek Dwi Purwana Yasa dari lempar cakram putra F57 dan Karisma Evi Tiarani dari nomor 100 meter putri T63.