NADIKABAR.COM — Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi dari Rumah Sakit Pondok Indah dr. Andar R. Siregar, Sp. U, Subsp. Onk. (K) membeberkan tiga jenis gangguan prostat yang sering ditemukan pada pria seiring bertambahnya usia.
Andar yang merupakan lulusan Universitas Indonesia itu menyampaikan gangguan prostat merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami pria, terutama seiring pertambahan usia. Jika diabaikan, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup pengidapnya.
Dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, gangguan prostat pertama adalah Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak yang merupakan kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran yang bukan disebabkan oleh kanker.
"Kondisi ini merupakan salah satu gangguan prostat yang umum terjadi pada pria usia lanjut. BPH dapat mempengaruhi sekitar 50 persen pria pada usia 60-an dan hingga 90 persen pria berusia di atas 80 tahun," kata Andar.
Ketika semakin membesar, jaringan prostat tersebut dapat menekan uretra sehingga aliran urine menjadi tersumbat atau lebih sulit keluar. Akibatnya, seseorang dapat mengalami berbagai keluhan, seperti sulit memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, harus mengejan saat buang air kecil dan lebih sering buang air kecil.
Penderita BPH juga akan sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil dan merasa urine belum keluar seluruhnya.