Sebanyak 24 proyek, kata dia lagi, menggunakan kecerdasan akal imitasi (AI) dalam berbagai bentuk, sedangkan 22 proyek menunjukkan penggunaan fondasi digital yang terhubung.
PLTP Lumut Balai 2 yang digarap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi finalis kategori Produksi Energi dengan proyek bertajuk "Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai 2: Mentransformasi Energi Bersih".
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menjadi finalis kategori Jalan dan Tol melalui tema "Jalan Tol Semarang-Demak: Merancang Ketahanan di Kawasan Pesisir".
Adapun PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) masuk finalis kategori Teknik Struktur melalui proyek βJakarta International Stadium: Merancang Atap Buka-Tutup Terbesarβ.
Ketiga proyek Indonesia tersebut menjadi bagian dari 12 kategori penghargaan yang mencakup berbagai tahapan dan bidang dalam siklus pembangunan infrastruktur, mulai dari jembatan dan terowongan, konstruksi, energi, geospasial, jalan dan transportasi, hingga air dan air limbah.