NADIKABAR.COM — Sebanyak tiga tim dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Penanganan difokuskan pada pemadaman api hingga pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air.

Ketiga tim dibagi berdasarkan tugas masing-masing, yakni tim pembuka jalan, tim sumur bor, dan tim pemadaman. Pembagian ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran sekaligus memastikan akses mobilisasi personel dan ketersediaan sumber air di lokasi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan tim pembuka jalan telah berhasil menembus sekitar 1,8 kilometer jalan setapak menuju Shelter Pesalat. Akses tersebut dibutuhkan untuk mempermudah pergerakan personel, peralatan, dan distribusi air ke titik kebakaran.

"Akses jalan sudah berhasil kita tembus sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat, dan kita juga menentukan titik-titik sumber air, penempatan flexible tank atau portable tank, serta sumur bor," kata dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (16/10).