Setiap lemparan yang dilepaskan atlet-atlet andalan Indonesia ini langsung dikoreksi lima pelatih yang menemani selama sesi latihan. Mereka juga sesekali bisa melirik atlet-atlet dari negara lain yang diwaktu bersamaan melakukan sesi latihan di venue ini.
Atlet terbagi dalam dua kategori. Muhammad Afrizal Syafa dan Handayani akan turun di kategori BC1, sedangkan Felix Ardi Yuda, Muhammad Bintang Satria dan Gischa Zayana menjadi andalan di kategori BC2.
"Target emas kami di nomor tim, karena di tim kami memang kuat. Apalagi posisinya di Nagoya ini sistem pertandinannya masih sistem lama. Kalau seandainya sistemnya pakai sistem baru sudah yakinlah kami ambil," tutur Islah.
"BC1 juga masih peluang. Putra-putri BC 1 peluang banget, Afrizal sama Handayani. Kalau BC2 putra masih ada duo thailand yang agak berat, dan BC 2 putri ada wakil Hongkong yang kemarin waktu terakhir try out kami kalah," lanjut dia.
Islahuzzaman menambahkan, ajang Asian Para Games tahun ini tidak akan mempengaruhi satu tempat di Paralimpiade Los Angeles 2028.