Menurut Imam, keberangkatan lebih awal bisa mengurangi risiko atlet langsung bertanding setelah tiba di Jepang.

"Daripada kita berangkat ke sana, ada cuma beberapa, mungkin ada tiga hari, tahu-tahu kita sudah harus fight di pertandingan juga. Agak riskan menurut saya. Ya contohnya ada makanan enggak cocok. Tapi kalau menurut saya sih kalau Jepang sih cocok semua ya. Cuaca, lapangan, terus keadaan suatu tempat. Itu, tujuannya itu sih," lanjutnya.

Meski adaptasi menjadi salah satu tujuan TC, Imam menyebut tidak ada antisipasi berlebihan terkait cuaca. Menurutnya, kondisi di Jepang saat ini tidak jauh berbeda dengan Jakarta.