Proses pembongkaran didukung dua unit alat berat jenis ekskavator milik PT KAI dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), sedangkan pengangkutan sisa material pembongkaran juga didukung sarana kereta api menuju kawasan A2.

"Dukungan sarana tersebut diperlukan untuk mempercepat pembongkaran bangunan sekaligus pembersihan area dari sisa material," kata dia.

Sementara itu, Camat Tanjung Priok Samsul Rizal Khadafi menambahkan pada hari ketiga penertiban terdapat tambahan 22 bangunan yang dibongkar dan total bangunan yang ditertibkan sejak hari pertama mencapai 48 unit.

Ia menjelaskan pelaksanaan penertiban sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga yang masih mengharapkan kepastian relokasi dari PT KAI. Namun, secara umum jalannya penertiban bangunan tersebut berjalan aman dan lancar.

"Hari ini PT KAI sudah menyampaikan surat peringatan kepada warga yang masih menempati kawasan rel dengan tenggat pengosongan selama lima hari," kata dia.