"Untuk di luar arena, kami menyediakan, misalkan masseur juga bisa melayani di penginapan para atlet. Fisioterapis dan dokter juga siap apabila ada teman-teman atlet yang membutuhkan," kata Retno.
Chief de Mission Kontingen Indonesia Reda Manthovani sebelumnya mengatakan kondisi atlet terus dipantau setelah menempuh perjalanan panjang menuju Jepang.
Para atlet juga mulai menjalani latihan setelah mendapatkan waktu istirahat serta menyelesaikan proses administrasi dan aktivasi kartu identitas setibanya di Nagoya.
Indonesia menurunkan 103 atlet pada Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya yang berlangsung 18-24 Oktober.