NADIKABAR.COM β€” PT Timah (Persero) Tbk (TINS) mencatat peningkatan produksi bijih timah sebesar 18.883 ton Sn pada periode sembilan bulan 2026 (9M 2026), naik 55 persen dibandingkan 9M 2025 sebesar 12.190 ton Sn.

β€œCapaian ini mencerminkan penguatan kinerja operasional dan keuangan melalui peningkatan produktivitas, optimalisasi kegiatan usaha, pengelolaan penjualan efektif, serta disiplin dalam pengelolaan keuangan,” ujar Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk Restu Widiyantoro dalam keterangan resminya yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Sejalan dengan peningkatan tersebut, produksi logam timah mencapai 16.190 metrik ton Sn, meningkat 49 persen dibandingkan 9M 2025 sebesar 10.855 metrik ton Sn.

Peningkatan produksi bijih timah didukung oleh optimalisasi penambangan darat dan laut.

Pada penambangan darat, PT Timah meningkatkan produktivitas melalui penambahan unit operasi tambang, pembukaan blok rencana kerja di sejumlah lokasi, serta optimalisasi kegiatan pemboran pandu untuk mendukung efektivitas penggalian.

Sementara itu, pada penambangan laut, PT Timah mengoptimalkan kinerja Kapal Keruk (KK) dan Kapal Isap Produksi (KIP), serta meningkatkan pengawasan dan produktivitas Ponton Isap Produksi (PIP).

PT Timah turut memperkuat kegiatan eksplorasi melalui pengoperasian kapal bor yang tersebar di area produksi utama.

Kegiatan pemboran ini bertujuan meningkatkan tingkat keyakinan atas sumber daya dan cadangan timah, serta menyediakan informasi yang lebih memadai untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan operasional berbasis data.