"Namun, apa pun hasilnya, kami ke sana untuk bertarung. Seperti yang sudah saya bilang, kami semua harus memberikan 150 persen kalau sudah membawa nama Merah Putih," tutur Galih.
Indonesia membawa total 16 atlet untuk mengikuti kualifikasi, terdiri dari delapan putra dan delapan putri. Dari setiap sektor, enam atlet akan bermain, sementara dua lainnya disiapkan sebagai pemain pengganti di lokasi.
"Betul, semuanya berangkat ke Kuwait. Formatnya persisi seperti Asia Cup tahun lalu. Enam atlet akan bermain, sedangkan dua lainnya menjadi on-site substitution atau pemain pengganti di lokasi," ucap Galih.
Timnas Indonesia dijadwalkan berangkat pada Kamis (22/10) malam dan menjalani latihan sebelum pertandingan dimulai pada 26 Oktober. Kini atlet PBPI sedang menjalani pemusatan latihan setelah menyelesaikan kejuaraan Nasional.