NADIKABAR.COM — Situasi Timur Tengah yang memanas membuat agenda tandang Timnas Indonesia pada November 2026 terancam berubah. PSSI membuka opsi untuk merevisi rencana uji coba di kawasan tersebut demi mengutamakan keselamatan tim.

PSSI sebelumnya berencana membawa Timnas Indonesia bertandang ke Yordania pada jeda internasional November 2026. Selain itu, Skuad Garuda juga dijadwalkan menjalani laga tandang melawan tim Timur Tengah lainnya pada periode yang sama.

Namun, situasi kawasan Timur Tengah yang belum kondusif membuat rencana tersebut perlu dikaji ulang. Terkini, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, ditutup hingga 18 Oktober menyusul serangan rudal dan drone yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah opsi terkait agenda tersebut.

"Ada beberapa negosiasi, opsi, apakah Timur-Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi. Kan ini panas, kemarin ada serangan dan macam-macam, prihatin," kata Ketum PSSI Erick Thohir di Balai Kota Solo, dikutip dari NadiKabar.

"Tapi kami masih tunggu seperti apa, karena beberapa kendala di Timur Tengah hari ini cukup mengkhawatirkan," ujarnya menambahkan.

Erick menegaskan keselamatan pemain dan pelatih menjadi pertimbangan utama PSSI. Karena itu, federasi tidak akan memaksakan agenda tandang ke Yordania jika situasi dinilai tidak memungkinkan.

"Saya juga mementingkan keselamatan pelatih pemain kita," ucapnya.

Jika tetap terlaksana, uji coba melawan Yordania akan menjadi laga tandang pertama Timnas Indonesia dalam agenda yang direncanakan tersebut. Terakhir kali Garuda menjalani laga uji coba tandang melawan Yordania adalah pada Juni 2019.