"Sebagai anggota FKDM yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, pengetahuan tentang penanggulangan kebakaran ini sangat vital," katanya.

Ia berharap anggota FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan dapat meneruskan pengetahuan tersebut melalui sosialisasi kepada warga di wilayah masing-masing.

"Deteksi dini tidak hanya berkaitan dengan potensi konflik sosial, tetapi juga kerawanan bencana seperti kebakaran," ujarnya.

Intensitas kebakaran di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) pada periode Januari sampai dengan Agustus 2026 meningkat sebanyak 9,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Intensitas kebakaran pada periode tersebut meningkat sebesar 9,51 persen atau bertambah 29 kejadian dibandingkan periode Januari-Agustus 2025.