"Tujuannya adalah ingin bahwa anak-anak itu semuanya sekolah, tidak ada yang putus sekolah. Sehingga yang desil 1 sampai desil 5 yang putus sekolah, bahkan anak-anak jalanan, ini mendapat fasilitas yang luar biasa," ucap dia.

Menurutnya, perhatian Presiden terhadap pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diwujudkan melalui Sekolah Rakyat. Pemerintah juga menyiapkan berbagai program pendidikan lain untuk menciptakan generasi unggul, termasuk sekolah unggulan dan Sekolah Garuda.

"Konsentrasinya Bapak Presiden adalah untuk menjelang menuju Indonesia Emas 2045. Jadi bibit-bibit unggul ini betul-betul dipersiapkan. Kita mampu bersaing dengan negara luar," kata Dudung.

Dia menyampaikan pembangunan sumber daya manusia menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi bonus demografi.

Dengan sumber daya alam yang berlimpah dan sumber daya manusia yang mumpuni, Indonesia diharapkan semakin maju dan mampu meningkatkan daya saing bangsa.

"Ke depannya dengan sumber daya alam yang berlimpah, sumber daya manusia yang juga mumpuni, Insyaallah 2045 bonus demografi ini akan menjadi modal utama bagi kita untuk semakin maju bangsa ini," ucap Dudung.