Bersama-sama, keduanya memberikan pengalaman berharga kepada para peneliti dalam membangun sistem pendukung kehidupan dasar yang terutama mengandalkan daur ulang fisik dan kimiawi, dengan regenerasi biologis berperan sebagai pendukung. "Unit aeroponik yang lebih efisien telah dikirim ke luar angkasa pada 2025. Sejak itu, gandum telah menyelesaikan siklus pertumbuhan penuh di orbit, dan budi daya putaran kedua menggunakan benih dari panen tersebut tumbuh dengan baik dan hampir siap dipanen," ujar Bian. Melihat ke masa depan, Bian mengatakan Tiongkok berencana mendirikan "kebun sayur di Bulan" seiring kemajuan program eksplorasi Bulan negara itu. Stasiun luar angkasa Tiongkok, Tiangong, yang berarti Istana Surgawi (Heavenly Palace), kini telah memasuki era hunian manusia jangka panjang.

Salah satu anggota awak Shenzhou-23 akan menjalani masa tinggal selama satu tahun di orbit, sementara misi pendaratan berawak di Bulan pada 2030 terus berjalan dengan lancar.