NADIKABAR.COM — Operasi pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo melalui metode water bombing atau pengeboman air di wilayah Solo terus digeber. Meski telah menerjunkan water bombing, sejumlah titik api masih terlihat di blok B, C, dan D.
Dari pantauan NadiKabar sekira pukul 20.00 WIB, sejumlah titik api masih terlihat di blok B, C, dan D. Meski api tidak sebesar kemarin, namun jumlah titiknya masih banyak.
Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan metode water bombing dilakukan puluhan kali penyiraman telah dilakukan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses lewat jalur darat. Ia memaparkan bahwa operasi udara tersebut dibagi ke dalam dua sesi waktu pengerjaan demi memaksimalkan hasil pemadaman.
"Tadi water bombing mulai pukul 10.00, kemudian jeda setelah Jumat, terus lanjut jam 03.00 sore, dan pas jam 04.00 sore tadi baru selesai," ujar Ari dihubungi awak media, Jumat (4/9/2026).
Ia merinci, dalam operasi tersebut helikopter water bombing melakukan sekitar 26 kali penerbangan run. Pola kerja dilakukan secara kontinyu berupa pengambilan air dari sumber, lalu langsung disemprotkan ke sasaran yang telah dipetakan.