NADIKABAR.COM — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kawah Ijen Banyuwangi berangsur mereda. Titik-titik api utamanya yang berada di jalur pendakian mulai berkurang. Kini selain dilakukan water bombing menggunakan helikopter, sejak Minggu (6/9/2026), tim gabungan juga melakukan mopping up untuk memastikan tidak ada potensi titik api berbahaya yang bisa membakar area hutan kering.

Dalam mopping up atau pendgingjnan masif itu masih ditemukan titik api utamanya yang berada di lokasi sulit dijangkau. Salah satunya titik di Gunung Papak yang berada kawasan pegunungan Ijen. Untuk itu, hingga Selasa (8/9/2026), helikopter water bombing masih melakukan pemadaman dari udara.

"Pantauan dari udara memang masih ada titik-titik api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau. Beberapa titik tersebut masih menimbulkan asap dan terindikasi ada kerawanan akan adanya api," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, usai memantau lokasi kebakaran dari helikopter, Rabu (9/9/2026).

Tiap hari rata-rata dilakukan 30 kali penyiraman water bombing. Satu kali penyiraman membawa 1000 liter air yang diambil dari embung PT Medco yang berada di kawasan Kawah Ijen.