Dimas menambahkan, kondisi tersebut masih akan dipastikan kembali melalui pengecekan di lapangan. Pemantauan ulang diperlukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali muncul.

"Info hari ini sudah padam. Besok akan dicek ulang untuk memastikan," pungkasnya.

Sementara itu, penutupan jalur dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan pembukaan kembali jalur akan mempertimbangkan kondisi keamanan kawasan serta perkembangan penanganan titik api di lintasan pendakian.

Bagi calon pendaki yang telah melakukan pemesanan, operator pendakian mengimbau untuk menyesuaikan jadwal dengan kondisi terbaru dan mengikuti ketentuan penutupan demi keselamatan.