"Kami masih menunggu hasil labfor yang menyebutkan ada 3 titik awal api," kata Anggaito.
Sementara itu, pemilik warung Mi dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto mengatakan warung tutup sementara sampai proses identifikasi selesai.
"Tutup sementara, karena masalahnya kita enggak bisa apa-apa. Kan kita mau bersih-bersih, mau instalasi dan sebagainya tidak diperbolehkan karena masih olah TKP, permasalahannya di situ. Dan masih ada garis police line-nya," ungkap Jodi.
Untuk diketahui, kebakaran warung tersebut terjadi sekira pukul 03.30 WIB hari Sabtu (12/9). Ruang yang dibakar bagian pojok depan yang digunakan untuk gudang dan kamar karyawan.
"Yang terbakar itu satu gudang, dan satu tempat tidur, dan atap. Gudang penyimpanan rongsok lah ya, barang-barang bekas, bukan barang penyimpanan produk," kata Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (12/9/2026).