"Di daerah Aceh, Sumatera Utara bagian barat, selain bagian timur, Sumatera Barat, itu curah hujan masih tinggi terus. Bahkan di musim kemarau kemarin tetap juga tinggi, sehingga mengakibatkan banjir lagi, banjir lagi," ujar Tito dalam rilisnya.

Ia menegaskan perlunya pembangunan tanggul dan pengerukan sungai untuk mengurangi risiko banjir. Berdasarkan catatan Satgas, sebanyak 137 sungai di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami sedimentasi akibat bencana November 2025.