NADIKABAR.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), staf khusus, dan pejabat struktural akademik di lingkungan Kemendagri. Ia menekankan pentingnya loyalitas, integritas, serta kompetensi dalam bertugas.

"Acara yang menurut saya sangat penting, karena ini acara adalah untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, Eselon I, yang tidak banyak di Kemendagri. Hari ini diserahterimakan jabatan," ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2026).

Tito secara khusus menyoroti pergantian Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri sebagai posisi yang sangat strategis. Posisi ini berperan penting dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah (Pemda).

Kedudukan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri memiliki kekhususan dibanding kementerian lain. Instansi ini berwenang penuh mengoordinasikan pengawasan terhadap inspektorat daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Kita juga memiliki kewenangan berdasarkan undang-undang dapat melakukan pemeriksaan kepada pemerintahan daerah yang enggak bisa dikerjakan oleh kementerian/lembaga lain (secara) administrasi, kecuali pidana," terangnya.

Oleh karena itu, Tito mendorong Itjen Kemendagri memperkuat koordinasi dengan lembaga penegak hukum dan lembaga pengawas. Mulai dari KPK, kepolisian, BPK, BPKP, Komnas HAM, hingga Ombudsman.

Selain pengawasan, pergantian posisi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) juga menjadi perhatian utama. Posisi ini mengemban tugas strategis dalam mendukung agenda Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga Kampung Nelayan Merah Putih.

Terkait penempatan staf khusus, Tito mengaku sangat mempertimbangkan pengalaman serta rekam jejak. Menurutnya, seorang pejabat harus mampu bersikap tenang dalam memecahkan persoalan dan menjaga stabilitas organisasi.

Lebih jauh, mantan Kapolri ini menegaskan bahwa loyalitas adalah aspek utama dalam bekerja yang harus beriringan dengan kompetensi.

"Yang benar memang nomor satu loyalitas, yang pintar itu banyak. Jadi selalu saya tempatkan bahwa semua pemimpin ingin berhasil, dan dia enggak akan mungkin bisa bermain sendiri one man show," tegasnya.

Adapun para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik di antaranya Irjen Wahyu Bintono Hari Bawono, Dirjen Bina Pemdes Bernhard Rondonuwu, serta Kepala BPSDM Andi Ony Prihartono.

Dilantik pula Staf Ahli La Ode Ahmad Pidana Bolombo dan Benni Irwan, serta Stafsus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Sang Made Mahendra Jaya.

Sementara untuk jabatan struktural akademik, Yusharto Huntoyungo ditunjuk sebagai Wakil Rektor IPDN, serta Raden Gani Muhamad sebagai Plt Kepala BSKDN Kemendagri.