NADIKABAR.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai penggerak komunikasi strategis untuk meningkatkan efektivitas kebijakan publik. Upaya ini penting agar publik memahami dengan baik berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah.

Menurut Tito, dalam negara demokrasi, dukungan dan legitimasi publik menjadi faktor penting bagi keberlangsungan pemerintahan. Karena itu, pemerintah perlu memperhatikan peran media dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap program dan kebijakan yang dijalankan.

"Persepsi publik untuk menyampaikan dukungan atau tidak, sangat dipengaruhi sekali oleh peran dari media," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Orkestrasi Agenda Setting Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang digelar secara hybrid.

Tito menjelaskan derasnya arus informasi di era digital juga menghadirkan tantangan berupa firehose of falsehood, yakni penyebaran informasi bohong dengan intensitas yang tinggi dapat mengalahkan informasi faktual yang disampaikan dengan intensitas rendah. Kondisi ini berpotensi membuat masyarakat lebih mempercayai informasi yang salah dibandingkan fakta yang sebenarnya.