"Ini masalah kemanusiaan. Kita berdosa kalau seandainya rakyat enggak ditolong, sementara kita memiliki kemampuan membantu mereka," kata Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan pemerintah pusat telah memberikan tambahan anggaran sekitar Rp 213 miliar pada April 2026 dan Rp 14 miliar pada Agustus 2026 kepada Kabupaten Tapteng. Tito menegaskan anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk kebutuhan penanganan pascabencana.

"Nah, itu pasti akan saya awasi uangnya dipakai buat apa? Prioritas untuk bencana. Surat Edaran sudah saya buat untuk petunjuk," ujarnya.