Murid nantinya akan menghadapi soal matematika yang menyajikan teks, grafik, infografis, dan tabel. Mereka kemudian akan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan dengan tujuan memotret kemampuan numerasi murid.

Rahmawati menyebut murid tidak perlu takut dalam menghadapi soal-soal ini. Kemendikdasmen yakin bahwa murid mampu mengerjakan karena telah memahami materi dengan metode pembelajaran mendalam yang telah diterapkan.

"Apakah menakutkan? Tidak perlu takut ya, karena kami menyakini dengan pembelajaran mendalam, teman-teman sebelum belajar suatu topik, kita akan berupaya untuk sadar, kita mindful, kita belajar ini sebenarnya untuk apa, manfaatnya bagaimana," jelasnya.

"Kita juga meaningful, kita mengetahui betul konsep yang kita pelajari ini bagaimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Sangat sesuai dengan numerasi dan pada akhirnya kita akan joyful dengan apa yang kita pelajari," tegas Rahmawati lagi.