NADIKABAR.COM — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat kenaikan ekspor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) sebesar 2,5 persen menjadi 223.696 unit sepanjang Januari-September 2026, ditopang peningkatan permintaan dari kawasan Amerika dan Asia.
"Meskipun total ekspor di Indonesia turun 10 persen, total ekspor kita malah naik 2,5 persen. Sehingga kontribusi kita sekitar 60 persen tahun ini," ucap Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto di Tangerang, Banten, Rabu.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor CBU nasional pada Januari-September 2026 mencapai 371.260 unit, turun 2,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 381.644 unit.
Sementara itu, ekspor kendaraan bermerek Toyota meningkat dari 218.162 unit pada Januari-September 2025 menjadi 223.696 unit pada periode yang sama tahun ini.