NADIKABAR.COM — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) industri otomotif melalui pengembangan pendidikan vokasi guna memanfaatkan peluang bonus demografi Indonesia.
Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi antara pendidikan dan kebutuhan industri agar generasi muda memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto melalui pernyataan resminya yang sudah dikonfirmasi di Jakarta, Jumat menyampaikan pengembangan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang untuk memacu industri otomotif nasional.
“Bagi TMMIN, membangun kualitas SDM bukanlah sebuah program jangka pendek, melainkan investasi untuk memastikan keberlanjutan industri otomotif nasional," kata dia.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) yang pada 2026 mewisuda 76 mahasiswa dari dua program studi diploma, yakni 44 lulusan Diploma Dua (D2) Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda Empat (TOPKR4) dan 32 lulusan Diploma Satu (D1) Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).