Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) tengah melakukan penyelidikan terkait beredarnya video pendaki di puncak Semeru pada momen Agustusan itu.
"Masih dalam penelusuran," terang Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, Kamis (20/8/2026).
Endrip mengaku pihaknya juga belum mendapatkan informasi pasti mengenai adanya pendaki yang menerobos pelarangan akses yang telah ditetapkan.
"Belum ada informasi pasti," tegasnya.
Menurut Endrip, jalur pendakian Gunung Semeru sebelumnya hanya terbatas hingga Ranu Kumbolo. Pendakian hingga puncak ditutup karena status Gunung Semeru Level III Siaga.