Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tempur Korps Marinir. Selain pembentukan Batalyon Sniper dan penambahan alutsista, rapat juga membahas rencana validasi organisasi.

Validasi organisasi itu mencakup penambahan satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia.

"Pembahasan juga mencakup rencana validasi organisasi melalui penambahan satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia untuk memperkuat postur pertahanan," jelas keterangan tersebut.