Di lokasi, tim menemukan selang plastik berukuran 1 inci yang tertanam di tanah. Adapun ujung selang tergulung dan disembunyikan di balik semak-semak aliran sungai kecil.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan guna memastikan proses penanganan berlangsung tertutup dan terukur. Setelah dilakukan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, tim gabungan Kodaeral I bergerak menuju ke lokasi.

Tim bersama pihak PT Pertamina MOR I Sumbagut serta tiga personel Pam tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Manager Area AFT Kualanamu. Kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran perangkat yang tertanam di sekitar sungai tersebut."Selama lebih dari satu jam, tim bekerja dengan cermat hingga berhasil mengangkat seluruh barang yang diduga dipersiapkan untuk mendukung aksi pencurian BBM tersebut," ungkapnya.