NADIKABAR.COM — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pihaknya rutin menggelar latihan pengoperasian helikopter di atas KRI Sriwjaya-100 (SWJ-100).

Hal tersebut kerap dilakukan sejak KRI secara resmi diterima TNI pada Kamis (24/9) lalu.

"Kita kerap lakukan latihan. Kemarin melaksanakan latihan pendaratan dan penerbangan helikopter bukan dari heli Angkatan Laut saja, tetapi juga heli dari Angkatan Udara," kata Ali di atas dek KRI Sriwjaya-100 yang sedang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

Ali menjelaskan latihan tersebut dilakukan agar penerbang helikopter AL dan seluruh matra mampu take off dan landing di atas KRI Sriwijaya-100.

Dengan memiliki kemampuan yang merata, Ali mengaku optimis KRI Sriwijaya-100 dapat dipakai untuk mendukung operasi helikopter dari lintas matra, terutama operasi militer selain perang (OMSP).

Dia menyampaikan latihan lintas matra itu akan terus dilakukan sambil menunggu waktu pelaksanaan retrofit atau penambahan teknologi KRI Sriwijaya-100 di PT PAL serta dua perusahaan kapal asal Italia, yakni Fincantieri dan Leonardo.

"Latihan akan terus dilakukan. Ke depan akan kita latihkan juga untuk heli-heli Angkatan Darat," ucapnya.