NADIKABAR.COM β TNI AU mengirimkan satu unit helikopter jenis Dauphin dari Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, untuk memperkuat unsur udara dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari ke-11 Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan helikopter tersebut dijadwalkan berangkat dari Lanud Atang Sendjaja sekitar pukul 06.00β07.00 WIB menuju Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru dan kemudian ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
βBesok pasti ke sini dulu sebelum operasi SAR, tapi landing dulu di Lanud Sjamsudin Noor,β kata Putu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa.
Pada operasi SAR hari ke-10 hingga pukul 16.00 Wita, tim berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam badan kapal yang tenggelam di laut.
Ketiga korban dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan helikopter Basarnas HR-3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
Dengan tambahan helikopter TNI AU itu, total tujuh unsur udara terlibat operasi SAR terdiri atas helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI Angkatan Laut, helikopter Panther HS 1310 TNI Angkatan Laut, pesawat Cessna 208 Caravan BNPB, pesawat Boeing TNI AU, serta satu helikopter Dauphin TNI AU dari Lanud Atang Sendjaja.
Selain itu, lebih dari 17 armada laut, dan yang dikerahkan pada operasi SAR hari ini terdiri atas KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, Kapal TB Dragon, KRI Nala, KRI Canopus, KN Miang Besar, KP Orca, KN Grantin, dan KN Kunyit yang seluruhnya berkolaborasi mem-backup proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.