"Di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 dikerahkan untuk melaksanakan patroli udara dan water bombing di sejumlah kawasan terdampak," ungkapnya.
Ia mengatakan dengan dukungan water bucket berkapasitas sekitar 2.000 liter, helikopter Caracal dapat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat sekaligus mendukung pemantauan perkembangan kebakaran dari udara.
Selain itu, TNI AU mengerahkan helikopter Caracal untuk operasi water bombing untuk memadamkan api di titik api yang cukup terjal di wilayah Gunung Ciremai.
Untuk di kawasan Gunung Lawu, helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6 disiagakan untuk mendukung penanganan kebakaran melalui water bombing. Helikopter tersebut melaksanakan satu sortie dengan dua kali penumpahan air, dengan total sekitar 4.000 liter.