NADIKABAR.COM — TNI memastikan akan terus mengejar anggota OPM yang membunuh sopir travel Aris Sanda di Papua Pegunungan.
"Kita terus melakukan penguatan pengamanan masyarakat, maupun pengejaran terhadap pelaku," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat ditemui dalam pembukaan TNI Fair di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu.
Menurut Nas, saat ini TNI tengah berupaya memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi keji itu.
Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Tidak hanya memperkuat pengamanan, Nas memastikan TNI juga tidak membiarkan masyarakat di Papua terpecah karena keberadaan kelompok-kelompok separatis yang ingin keluar dari RI.
"TNI selalu komit melaksanakan tugas pertahanan negara, komit mengamankan setiap jengkal tanah kita. Jangan sampai ada yang ingin keluar dari NKRI," katanya dengan tegas.
Komando Operasi Habema TNI menyebut kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama sebagai pelaku kekerasan terhadap seorang sopir bernama Aris Sanda yang ditemukan meninggal dunia bersama kendaraannya yang terbakar di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan.