NADIKABAR.COM — TNI mempunyai pakaian dinas upacara (PDU) baru yang ditunjukkan saat upacara HUT ke-81 TNI. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut PDU baru itu terinspirasi dari beskap.
Seragam itu dipakai oleh perwakilan tiga matra yang membacakan Sapta Marga dalam upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Perwakilan tersebut ialah Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar (Pangdiv 1 Kostrad), Laksa TNI Sumarji Bimoaji (Dankodaeral XIII), dan Marsda TNI Erwin Sugiandi (Pangkodau I).
Perbedaan mencolok terlihat pada bagian kerah dan ujung lengan. Kerah pada PDU baru ini tampak memiliki garis berwarna keemasan dengan dasar merah di kanan dan kiri.
Berikutnya, terlihat ada lingkaran emas pada bagian ujung bagian lengan PDU. Warna seragam masih sama, yakni TNI AD hijau tua, TNI AL putih, dan TNI AU biru gelap.
"Filosofinya, jadi kita kebudayaan. Budaya, jadi kita lebih ke ini kan beskap ya, kearifan lokal supaya kita bisa mandirilah secara pakaian. Punya ciri khas bahwa pakaian yang digunakan oleh TNI secara budaya Indonesia mewakili, beskap kan, beskap," kata Panglima TNI Agus Subiyanto.
Agus menjawab anggapan perubahan seragam PDU itu menunjukkan kemiripan dengan seragam tentara Korea Utara. Agus menjawab seragam tentara di Asia, terutama ASEAN, memang mirip.
"Ya kan kita pakaian sama. Di Asia tuh pakaian hampir sama ya. Pakaian tuh hampir sama di ASEAN ya, hampir sama. Daerah-daerah lain kalau saya ke luar negeri juga hampir sama sih pakaiannya. Lagian kan dulu satu rumpun kan," ujarnya.