Personel TNI kemudian mengikuti pergerakan Matius hingga menuju sebuah rumah di Kampung Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh. Di lokasi tersebut, Yeremias dan Zakarias telah menunggu.

Pasukan Yonif 9 Marinir selanjutnya melakukan penyergapan dengan pendekatan persuasif. Menurut Lucky, ketiga orang tersebut menyerah tanpa melakukan perlawanan.

Lucky menyebut Matius bersama kelompoknya yang berafiliasi dengan jaringan OPM pimpinan Denni Moss diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di Papua Barat Daya.

Aksi tersebut antara lain penyerangan pos keamanan, penyerangan terhadap pekerja proyek Jalan Trans Bintuni, serta intimidasi dan kekerasan terhadap masyarakat, khususnya orang asli Papua.